Studio Webtoon Berbasis Arahan. Dari Naskah ke Storyboard.
Infrastruktur profesional untuk studio webtoon. Ubah narasi cerita menjadi urutan panel terstruktur tanpa merusak aliran menulismu. Ekspor naskah siap produksi untuk tim ilustratormu.
Maksud di balik panel.
Tempo webtoon berjalan vertikal. Satu momen penting—misalnya saat karakter sadar bahwa dia dikhianati—bisa memakan lima panel saat pembaca menggulir layar.
Menulis 'Panel 1, Panel 2' secara manual akan merusak imajinasimu. Kamu akan kehilangan emosi dari adegan tersebut.
Cukup berikan AI arahan naratif. Biarkan AI yang menyusun urutan panelnya.
“Ren menyadari buku pelajaran di antara mereka sama sekali belum disentuh. Keheningan terasa menyiksa. Dia menatap Ruri, lalu Kirino. Ketegangannya memuncak.”
WIDE. Meja kafe. REN duduk di antara RURI dan KIRINO. Buku pelajaran yang tertutup rapat berada persis di tengah.
Tunggu.
HUMMM (mesin espresso)
Buku pelajaran tersebut. Benar-benar belum tersentuh sejak mereka duduk.
TIGHT PADA MATA REN. Dia baru menyadarinya.
Kita belum belajar satu halaman pun.
SPLIT PANEL. Ruri menatapnya dengan senyum tenang namun mengerikan. Kirino melotot tajam ke samping kepalanya.
Ren menelan ludah, keringat menetes dari pelipisnya. Keheningan ini terasa mencekik.
"Jadi... turunan matematika?"
GULP
Adegan tersebut dipecah menjadi beberapa momen visual tersendiri. Wide shot untuk latar, close up untuk properti, dan tight shot pada mata untuk menunjukkan realisasi internal.
Mesin kami menerapkan aturan emas: Satu tindakan per panel. Format dialog, monolog internal, dan label efek suara (SFX) disusun dengan sempurna.
Kamu yang mengarahkan ceritanya. AI yang menyusun panelnya.
✦Satu Tindakan Per Panel.
Sistem otomatis memecah aksi kompleks menjadi urutan vertikal, memastikan ilustrator tahu persis apa yang harus digambar.
✦Didesain untuk Tim Art.
Penomoran panel, petunjuk kamera, dan penanda SFX. Outputmu bukan sekadar teks, tapi sebuah arahan produksi (brief) terstruktur untuk storyboard.
✦Menjaga Ritme.
Webtoon sangat bergantung pada tempo cerita (pacing). Tahan momen ketegangan, pisahkan aksi, atau gabungkan panel. Naskah ini sepenuhnya milikmu.
Kamu arahkan adegannya. AI menulis panelnya.
Ketik apa yang terjadi selanjutnya. "Min-jae menemukan brankas itu kosong." AI akan menulis urutan panel visual dan hanya menggunakan informasi yang diketahui oleh karakter tersebut.
Sistem ini memahami arahan kamera, efek suara, dan tata letak dialog. Ia juga secara otomatis menerapkan aturan "satu tindakan per panel".
Editor terstruktur. Dibuat khusus untuk gulir vertikal.
Lunafic memberimu ruang kerja khusus. Ketik / di mana saja untuk memasukkan panel, dialog, atau efek suara.
Ini menomori panel secara otomatis dan memisahkan deskripsi dari dialog. Ekspor ke PDF bersih yang akan disukai oleh tim storyboard art-mu.
- ✓Heading Panel
- ✓Deskripsi Visual
- ✓Karakter + Dialog
- ✓Efek Suara (SFX)
- ✓Monolog Internal
- ✓Pemisah Episode
Temukan panel, karakter, atau lore apa saja secara instan.
Tidak perlu lagi membongkar ratusan dokumen episode. Mesin pencari super cepat akan mengindeks setiap panel, baris dialog, dan catatan karakter dalam proyekmu.
Tekan Cmd+K dari mana saja di dalam studio. Toleran salah ketik, super cepat, dan langsung melompat ke episode dan panel yang tepat.
Tidak, Min-jae merahasiakan bidak catur itu. Di Episode 18, ketika Ji-woo bertanya apa yang dia temukan di dalam brankas, dia secara terang-terangan berbohong:
"Tidak ada. Dia membersihkannya sebelum aku sampai di sana."
↳ Sumber: Naskah Episode 18, Rahasia Karakter 'Min-jae'
Asisten studiomu. Tanyakan apa saja.
Reference AI membaca naskahmu, World Bible, dan catatan episodemu. Tanyakan apa saja. Ia tahu apa yang terjadi di Episode 4 dan mendeteksi apakah panelmu saat ini saling bertentangan.
Tidak perlu lagi membaca 50 episode hanya untuk memeriksa kontinuitas visual atau utas plot cerita. AI sudah mengetahuinya.
Beat Episode → Urutan Panel
Rencanakan tempo episode dengan beat sheet, lalu gunakan Agent Writing untuk mengembangkan setiap beat cerita menjadi rentetan panel visual yang utuh. Jembatani jarak antara ide cerita dan penyusunan layout.
Your webtoon deserves better than a Word doc.
Tanpa kartu kredit · Tersedia paket gratis